Selamat Datang Di Website Narulita Sari
RSS

Rabu, 26 Juni 2013

Arduino Sebagai Sistem Elektronik Praktis dan Serba Bisa





Bagi penggemar elektronika, membuat rangkaian elektronik yang berguna untuk pekerjaan sehari-hari adalah suatu hal yang sangat menyenangkan. Seperti merakit timer menggunakan IC NE-555 atau membuat rangkaian pengontrol menggunakan IC TTL Logic. Namun rangkaian elektronika menggunakan IC analog atau IC logika seperti ini lama-lama mulai ditinggalkan dan tergantikan oleh mikrokontroler, yaitu sebuah IC atau chip yang menyerupai sebuah komputer dalam ukuran mikro dan bisa diprogram menggunakan bahasa pemrograman.
Karena sifatnya yang bisa diprogram, mikrokontroler bisa membuat rangkaian elektronik menjadi lebih sederhana dan menggantikan puluhan IC logika yang dulu nya sering dipakai sebagai rangkaian pengontrol. Sehingga lebih praktis dan relatif mudah mengembangkan sebuah sistem elektronik bila menggunakan mikrokontroler.
Mikrokontroler yang canggih tersebut tidak otomatis membuat pemain elektronika menguasai cara merangkai atau memprogram mikrokontroler. Sebuah mikrokontroler perlu dihubungkan dengan komputer melalui sebuah chip programmer dan diprogram menggunakan bahasa pemrograman tertentu yang tidak semua orang bisa memahami nya dengan cepat. Terlebih lagi buat para mahasiswa teknik, seringkali pelajaran mikrokontroler menjadi momok atau pelajaran yang menakutkan.
Untunglah kini ada sebuah sistem yang bernama Arduino, yaitu sebuah sistem mikrokontroler siap pakai dan open source yang terdiri dari hardware (papan  rangkaian) dan software (untuk membuat program).
Arduino adalah sistem yang dikembangkan oleh sekumpulan orang dari kalangan dosen dan mahasiswa di Italy. Tujuan nya agar mempermudah para pemula/mahasiswa dan orang awam untuk mempelajari atau mengembangkan proyek menggunakan mikrokontroler. Arduino terdiri dari hardware berupa papan rangkaian yang sudah diberi antarmuka USB sehingga bisa dihubungkan langsung dengan komputer, dan software berupa IDE (integrated development environment) yang gunanya untuk memprogram papan rangkaian tersebut.
Arduino menggunakan chip dengan jenis Atmel AVR. Chip yang dipakai untuk Arduino versi Arduino Uno (versi terbaru sebelum Leonardo) adalah Atmega328. Chip ini memiliki fasilitas EEPROM, SRAM, Serial, Analog Input, Digital I/O, I2C, SPI dan fitur internal lain nya yang memungkinkan Arduino ini bisa berkomunikasi dengan berbagai rangkaian elekronika lain nya, misalnya sensor, display, actuator, dan sebagainya.
Contoh video robot Line Follower menggunakan Arduino
  http://www.youtube.com/watch?v=l0CmhCUrifA&feature=player_embedded#action=share

Popularitas Arduino makin menjulang. Mungkin karena sistem nya yang open source dan semua orang cukup mudah memprogram nya, maka Arduino pun banyak dipakai untuk segala keperluan. Mulai dari memprogram LED, membuat robot line follower, mengontrol suhu dan relay pada sebuah mesin pemanas, menggerakan motor servo, membuat kunci elektronik, bahkan bisa membuat mesin CNC, printer 3D, mengontrol quadcopter. Kemampuan yang tak diragukan lagi, ini membuat Arduino makin digemari dan makin berjaya.
Contoh mesin printer 3D menggunakan Arduino

Arduino adalah sistem mikrokontroler yang sangat cocok untuk dimiliki dan dipelajari oleh para pemula/mahasiswa atau pengembang peralatan elektronik yang professional. Mudah dibeli, mudah dibuat sendiri dan tersedia library-library pendukung. Kemampuan canggih dari mikrokontroler dan sistem Arduino yang mempermudah nya memungkinkan kita bisa menciptakan kreasi elektronik yang tidak terbatas.
Apabila anda ingin mencoba Arduino, silahkan melihat koleksi Arduino kami dan membaca referensi pemrograman di website resmi Arduino Baca Selengkapnya...

Selasa, 25 Juni 2013

Berlomba-lomba dalam Kebaikan/Fastabiqul Khoiroot

فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِdiantara setiap agama mempunyai keistimewaan-keistimewaan menonjol tetapi disana juga terdapat perbedaan bahwa agama-agama  lain hanya menyeru orang kepada kebaikan, tetapi Islam menyeru kepada perlombaan. Pertama, adalah lakukanlah kebaikan dan kemudian Berlomba-Lomba Dalam Kebaikan dan berupayalah satu dengan yang lain untuk saling menyusul dalam kebaikan. Disini Allah menggunakan kata perlombaan yang di dalamnya kendati tidak didapatkan arti  kata cepat dan segera. Sebab, dari segi lughat andaikata dua orang  berjalan lambat sekalipun tetapi satu dengan yang lain, saling mendahului maka mereka telah melakukan perlombaan. oleh sebab  disini terdapat perintah bagi setiap orang untuk  berlomba. Kini jika seorang dengan upayanya dia  menyusul maka untuk yang lainpun terdapat juga perintah bahwa diapun juga harus menyusul ke depan. Maka  apabila dia akan  menyusul  duluan dari itu maka akan timbul upaya orang yang duluan untuk menyusul lebih depan. Jadi oleh karena kepada setiap orang terdapat perintah untuk terdepan dalam kebaikaan-kebaikan, maka  dengan demikian akan timbul sebuah perlombaan dalam  melakukan kebaikan-kebaikan. 


Di dalam diri  setiap orang Allah telah meletakkan berbagai kemampuan yang berbeda. Sekurang-kurangnya seyogianya setiap orang berbuat sesuai dengan itu. Allah tidak mengatakan bahwa  kalian harus mencapai segenap kebaikan dalam satu loncatan dan mencapai segenap standar yang tinggi kebaikan. Dia berfirman  bahwa kesuksesan kamu  terdapat di dalam upaya kamu yang  terus menerus  mengayunkan langkah-langkah kalian dalam kebaikan. Langkah kalian janganlah  terputus. Kalian terus meninggalkan keburukan-keburukan itu di belakang  dan kalian terus maju dalam kebaikan-kebaikan. Dan kemudian setiap orang lihatlah kepada  orang-orang yang lebih banyak kebaikan-kebaikannya, lihatlah ke arah orang yang melakukan kebaikan. Inilah perintah yang dari mana akan timbul ruh perlombaan.
Dan dan yang tidak kalah penting disamping untuk saling mendahului  dalam kebaikan-kebaikan, kita juga harus saling membantu satu sama lain. Seorang apabila sampai pada martabat kebaikan-kebaikan maka berupayalah  juga untuk membawa yang lain bersamanya, sebab  terdapat juga perintah bahwa apa yang kamu sukai untuk dirimu sukailah itu juga untuk orang lain. Jadi dengan demikian akan timbul suasana lomba   dalam kebaikan-kebaikan. Dan  sambil melihat satu dengan yang lain akan bangkit gairat untuk melakukan kebaikan, yang di dalamnya tidak akan ada rasa hasad dan iri. Tidak akan ada upaya untuk menimpakan kerugian pada orang lain,tetapi akan bangkit upaya untuk melakukan kebaikan.

Surat Al Baqarah ayat 148

 وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا فَاسْتَبِقُواْ الْخَيْرَاتِ أَيْنَ مَا تَكُونُواْ يَأْتِ بِكُمُ اللّهُ جَمِيعاً إِنَّ اللّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ﴿١٤٨﴾

Artinya : Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.( Q.S Al-Baqarah : 148 )

Isi kandungan ayat diatas adalah :
Setiap umat mempunyai kiblat. Umat Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail menghadap ke ka’bah, Bani Israil dan orang-orang Yahudi menghadap ke Baitul Maqdis, dan Allah telah memerintahkan supaya kaum muslimin menghadap ka’bah dalam shalat. Oleh karena itu, hendaknya kaum muslimin bersatu, bekerja dengan giat, beramal, bertobat dan berlomba-lomba dalam berbuat kebajikan dan tidak menjadi fitnah atau cemooh dari orang-orang yang ingkar sebagai penghambat.. Allah akan menghimpun seluruh manusia untuk dihitung dan diberi balasan atas segala mala perbuatannya. Allah maha kuasa atas segala sesuatu dan tidak ada yang dapat melemahkannya untuk mengumpulkan seluruh manusia pada hari pembalasan. Kemuliaan manusia bisa kita pahami dari iman dan amal saleh atau kebaikannya dalam bersikap dan bertingkah laku di mana pun dia berada dan dalam keadaan bagaimanapun situasi dan kondisinya. Itu sebabnya semakin banyak perbuatan baik yg dilakukannya maka akan semakin mulia harkat dan martabatnya di hadapan Allah SWT. 

Sebagaimana yang kita ketahui di kalangan orang iman itu ada tiga golongan, golongan yang pertama adalah golongan orang-orang yang berlomba-lomba dalam kebaikan ( fastabiqul khoirot ), golongan yang kedua adalah golongan orang-orang yang muqtasidun ( sedang ), golongan yang ketiga adalah golongan orang-orang yang dholimu linafsih ( menganiaya diri sendiri ). Beruntung lah bagi orang-orang yang masuk ke dalam golongan pertama, semoga kita bisa masuk ke dalamnya amienn..

    idealnya seorang mukmin bisa menjadi seperti cermin bagi mukmin lainnya sehingga manakala seseorang mengenal dan memperhatikann dirinya akan merasakan begitu banyak kekurangan termasuk dalam hal berbuat baik.
Memahami Ilmu Kebaikan Bagi seorang muslim tiap amal yg dilakukannya tentu harus didasari pada ilmu semakin banyak ilmu yg dimiliki dipahami dan dikuasai insya Allah akan makin banyak amal yg bisa dilakukannya sedangkan makin sedikit pemahaman atau ilmu seseorang akan semakin sedikit juga amal yg bisa dilakukannya apalagi belum tentu orang yg mempunyai ilmu secara otomatis bisa mengamalkannya. Ini berarti seseorang akan semakin terangsang utk melakukan kebaikan manakala dia memahami ilmu tentang kebaikan itu. Kebaikan yg Diterima Setiap kebaikan yg dilakukan seseorang tentu harus menghasilkan penilaian yg positif dari Allah SWT. 
Paling tidak ada dua kriteria tentang kebaikan yg diterima oleh Allah SWT. Pertama ikhlas dalam beramal yakni melakukan suatu amal dgn niat semata-mata ikhlas krn Allah SWT atau tidak riya dalam arti mengharap pujian dari selain Allah SWT. Karena itu dalam hadis yg terkenal Rasulullah saw bersabda yg artinya “Sesungguhnya amal itu sangat tergantung pada niatnya.”Kedua melakukan kebaikan itu secara benar hal ini krn meskipun niat seseorang sudah baik bila dalam melakukan amal dgn cara yg tidak baik maka hal itu tetap tidak bisa diterima oleh Allah SWT krn ini termasuk bagian dari mencari selain Islam sebagai agama hidupnya yg jelas-jelas akan ditolak Allah SWT sebagaimana yg sudah disebutkan pada QS 3 85 di atas. 
Akhirnya menjadi jelas bagi kita bahwa hidup ini harus kita jalani utk mengabdi kepada Allah SWT yg terwujud salah satunya dalam bentuk melakukan kebaikan dan masing-masing orang harus berusaha melakukan kebaikan sebanyak mungkin sebagai bentuk kongkret dari perwujudan kehidupan yg baik di dunia dan ini pula yg akan menjadi bekal bagi manusia dalam menjalani kehidupannya di akhirat kelak.

sumber : http://blog.re.or.id/berlomba-lomba-dalam-kebaikan.htm
http://infodakwahislam.wordpress.com/2013/01/24/siapa-yang-berlomba-lomba-dalam-kebaikan/

Baca Selengkapnya...

Minggu, 23 Juni 2013

Andaikan tidak ada orang lagi yang berbuat baik, maka kita saja yang berbuat baik. Mumpung kita masih punya kesempatan dan banyak waktu.

Andaikan semua orang berwajah cemberut karena beban yang menghimpitnya, maka buatlah mereka tersenyum walau sejenak.
❥ Sebagian dari kita berdo'a bila hanya mendapat MASALAH..

❥ Doa bukanlah "BAN SEREP" yang kita keluarkan ketika mendapat masalah..

❥ Tetapi Doa adalah "KEMUDI" yang menunjukkan arah yang tepat..

❥ Maka BERDOALAH selalu dalam setiap perbuatan kita..

❥ Dan Shalatlah (berdoalah) dalam LIMA WAKTU yang ditentukan..

❥ Dalam SETIAP doa-doa yang kita panjatkan,

Jawaban ALLAH tidak selalu "YA"
Tetapi terkadang dijawab "TIDAK".

❥ Karena ALLAH punya rencana yang lebih baik untuk kita..

❥ Tetaplah senantiasa BERBAIK SANGKA pada-NYA..

❥ Dan Hiasi diri dengan AKHLAQ yang baik serta tingkatkan ketakwaan pada-NYA..

❥ Insya ALLAH,dengan demikin do'a dan harapan kita selama ini semakin mudah di kabulkan oleh ALLAH Subhanahu Wata'ala..
  
❥ Kita hanya mampu berencana tapi ALLAH yang menentukan..
Percaya dan yakini rencana-NYA jauh lebih baik..
Karena DIA tau yang terbaik untukmu..
 
Baca Selengkapnya...