Selamat Datang Di Website Narulita Sari
RSS

Minggu, 22 Juli 2012

Aplikasi Thermostat E103 Sebagai Pengontrol Suhu Inkubator/Mesin Penetas Telur
























































Add caption
Thermostat E103 adalah general-purpose thermostat yang dapat digunakan sebagai pengontrol suhu pada aplikasi sistem pemanas maupun pendingin dengan jangkauan suhu operasional antara 5-90 derajat celcius.
Dengan 3 parameter yang menjadi parameter dasar sebuah kontroler suhu digital, yakni: Suhu Target, Hysteresis, dan Faktor Koreksi, Thermostat E013 dapat disetting agar berfungsi sesuai dengan kinerja sistem yang diinginkan.
Dengan jangkauan suhu yang lebar dan nilai hysteresis yang dapat disetting hingga +/-0.1 derajat celcius, maka Thermostat E103 dapat diaplikasikan pada berbagai sistem seperti:
  • Alarm peringatan suhu dan kontrol otomatis exhaust-fan untuk ruang server dan ruang pemancar
  • Pengontrol suhu bioreaktor
  • Pengontrol suhu kolam pemijahan ikan
  • Pengontrol otomatis pompa air sarang burung walet yang bekerja berdasarkan suhu
  • Pengontrol suhu inkubator/mesin penetas telur
  • Pengontrol suhu pemanas bibit tebu
  • Alarm suhu pada oven tembakau manual
  • Pengontrol suhu akuarium ikan dan reptil
  • Dan lain-lain
Pada tulisan ini akan dibahas tentang penggunaan Thermostat E103 sebagai pengontrol suhu inkubator/mesin penetas telur dengan fitur tambahan yang spesial. Berikut adalah gambar instalasi Thermostat E103 untuk inkubator/mesin penetas telur.
telinks_e103_penetas_telur
SS1 adalah selector-switch atau saklar yang berfungsi menghidupkan atau mematikan sistem secara keseluruhan. Jika SS1=ON, maka catudaya PS-12VDC akan ON sehingga Thermostat E103 juga menjadi ON dan kontroler suhu pun bekerja.
Ketika SUHU AKTUAL < SUHU TARGET, maka RELAY akan ON dan lampu pemanas akan ON, sedangkan lampu penerangan akan OFF. Dan ketika SUHU AKTUAL > SUHU TARGET, maka RELAY akan OFF dan lampu pemanas akan OFF, sedangkan lampu penerangan akan ON.
Lampu penerangan adalah sebuah lampu berdaya rendah yang berfungsi untuk menerangi ruangan inkubator selama lampu pemanas OFF, sehingga kita dapat tetap melihat kondisi telur ketika lampu pemanas OFF.
Instalasi rangkaian mesin penetas telur di atas sangatlah sederhana, namun memiliki sebuah fitur tambahan yang sangat bermanfaat dalam proses penetasan telur.
Jika Anda berminat untuk menggunakan Thermostat E103, Anda dapat mengunjungi situs http://teknikelektrolinks.com untuk mengetahui harga dan cara pemesanannya, serta men-download datasheet Thermostat E103.
Selamat berkarya!
Smile
Baca Selengkapnya...

Mengontrol Lampu LED Neon-Box Sistem Antrian Dari Komputer Menggunakan Modul LPT-OCDRV

Add caption
Penggunaan neon-box untuk display yang berukuran cukup besar jauh lebih efisien dibandingkan dengan menggunakan 7-segment maupun dot-matrix led. Seperti pada sistem antrian berbasis komputer. Setiap komputer yang digunakan pada jalur antrian dilengkapi dengan neon-box bertuliskan nomor jalur antrian yang dapat menyala dan mati sesuai dengan status jalur antrian. Misalkan, jika lampu (neon-box) menyala, berarti jalur antrian tersebut kosong, dan jika lampu mati, maka jalur antrian tersebut sedang digunakan.
Untuk keperluan tersebut, diperlukan sebuah modul yang dapat mengontrol lampu LED dengan menggunakan antarmuka yang terdapat pada CPU komputer. Salah satu antarmuka yang sering digunakan adalah port paralel atau port LPT. Paralel port sangat ideal digunakan untuk pengontrolan output karena handal dan mudah.
LPT-OCDRV adalah sebuah modul driver berbasis transistor yang dapat digunakan untuk mengontrol beban bertegangan 5-12V DC dengan arus maksimal 1,5A.
telinks_lpt_ocdrv_prjModul LPT-OCDRV dilengkapi dengan kabel USB yang digunakan untuk memberikan catudaya 5V dari port USB. Port USB dapat mensuplai arus maksimal 500mA, jadi sangat memadai untuk digunakan pada aplikasi pengontrolan lampu LED untuk neon-box jalur antrian.
Modul juga dapat disuplai dengan tegangan selain 5V, misalnya 6V, 7.5V,  8V, 9V, 12V, atau 15V. Jika digunakan dengan tegangan selain 5V, maka dibutuhkan catu daya eksternal.
Dari hasil pengujian modul, diperlukan arus sebesar 8,9mA untuk menyalakan sebuah lampu LED dengan resistor pembatas arus sebesar 220 ohm.
Artinya, secara kalkulasi, modul dapat mengontrol lampu LED sebanyak 500mA / 8,9mA atau samadengan 56 LED. Banyak sekali bukan? Dan jika digunakan resistor pembatas arus dengan nilai yang lebih besar (270 ohm, 330 ohm, 470 ohm, 560 ohm, 680 ohm, 820 ohm, atau bahkan 1K ohm), maka akan semakin banyak jumlah LED yang dapat dikontrol oleh modul LPT-OCDRV.
Namun demikian, pada prakteknya, janganlah membebani port USB terlalu berat. Saran saya, janganlah menggunakan port USB untuk beban diatas 300mA.
telinks_lpt_ocdrv_test
Gambar disamping adalah foto pengujian modul LPT-OCDRV untuk mengontrol 12 buah LED. Masing-masing LED diseri dengan sebuah resistor pembatas arus dengan nilai 270 ohm, 1/4 Watt.
Dari pengukuran didapatkan nilai arus sebesar 85mA. Nilai arus akan semakin kecil jika digunakan resistor pembatas arus dengan nilai yang semakin besar, contoh: 330 ohm, 470 ohm, 560 ohm, 680 ohm, 820 ohm, 1K ohm, dan seterusnya.
Nilai resistor dapat dipilih sesuai dengan tingkat kecerahan nyala LED yang diinginkan. Untuk pemakaian yang relatif kontinyu dengan durasi nyala LED yang lama, maka gunakan resistor dengan nilai yang tidak terlalu kecil. Saran saya minimal adalah 220 ohm. Namun demikian, bisa juga digunakan resistor dengan nilai 180 ohm, 150 ohm, 120 ohm, hingga 100 ohm.
Berikut adalah skema rangkaian lampu LED yang dipakai dalam pengujian.
telinks_lpt_ocdrv_leds
Modul LPT-OCDRV sangat cocok untuk mendukung sistem antrian berbasis komputer dengan display berbasis neon-box. Jika Anda berminat dengan produk LPT-OCDRV, silakan langsung menghubungi kami melalui halaman situs: http://teknikelektrolinks.com/kontak.htm.
Selamat berkarya!
Smile
Baca Selengkapnya...

Aplikasi Thermostat R100 Untuk Mengontrol Kipas Angin (Fan) DC

Add caption
























































                                                 
Kipas angin atau fan merupakan salah satu perangkat listrik yang banyak digunakan sebagai output pada sistem pendingin. Banyak sekali sistem pendingin yang menggunakan kipas angin atau fan sebagai pendingin, contohnya adalah: pendingin radiator mobil, pendingin ruang panel listrik, pendingin mesin sepeda motor, pendingin CPU, pendingin bioreaktor, aquarium reptil, dan lain-lain.
Thermostat R100 adalah modul pengontrol suhu yang dapat secara langsung menggerakkan kipas angin atau fan bertegangan DC. Thermostat R100 dapat dioperasikan dengan tegangan DC 5V hingga 24V. Dengan range tegangan operasional yang sangat lebar, Thermostat R100 dapat digunakan untuk mengontrol fan bertegangan 5V DC hingga fan bertegangan 24V DC.
Tak hanya memiliki range tegangan operasional yang lebar, Thermostat R100 juga mampu memikul beban hingga 1,5A. Jadi pada prinsipnya, Thermostat R100 dapat digunakan untuk menghidupkan fan DC berukuran mini hingga berukuran besar.
Gambar di atas adalah contoh aplikasi Thermostat R100 pada sistem pendingin. Jika suhu melebihi batas maksimum suhu yang telah ditentukan, maka fan akan berputar. Fan akan tetap berputar hingga suhu mengalami penurunan hingga kisaran 1-2 derajat celcius. Oleh karenanya Thermostat R100 sangat efektif digunakan sebagai kontroler pada sistem pendingin dengan output kipas angin atau fan bertegangan DC.
telinks_r100_5
Add caption
Murah Meriah Handal. Itulah moto dari Thermostat R100 yang berukuran mini ini, karena memang harga modul Thermostat R100 murah dan memiliki kinerja yang baik. Dengan kemampuan kontrol yang bagus dan output open-collector dengan kapasitas maksimum 1,5A, Thermostat R100 dapat digunakan untuk menggerakkan fan mini hingga exhaust-fan tegangan AC fasa-tunggal maupun exhaust-fan tegangan AC tiga-fasa berdaya besar. Dengan penambahan relay atau kontaktor, aplikasi Thermostat R100 akan semakin luas.
Untuk contoh aplikasi Thermostat R100 pada sistem kontrol pompa pengabut pada rumah walet dapat Anda simak pada halaman berikut ini: Aplikasi Thermostat R100 Pada Rumah Walet.
Jika Anda membutuhkan kontroler suhu otomatis untuk mengaktifkan fan radiator mobil, exhaust-fan gudang/lumbung, pengembang adonan roti, atau bioreaktor Anda, maka Thermostat R100 adalah salah satu produk terbaik dan ekonomis untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Berikut adalah gambar instalasi untuk kontrol otomatis fan radiator mobil.
telinks_r100_radiator_mobil
Add caption
Anda dapat mengecek harga Thermostat R100 dan mengetahui kontak untuk pemesanan di situs: http://teknikelektrolinks.com
Selamat berkarya!

Baca Selengkapnya...

SER-2REL – Modul Driver 2-Relay Dengan Antarmuka Port Serial RS232

s

Add caption
Jika Anda ingin mengendalikan 2 buah relay dari komputer atau laptop, maka modul SER-2REL sangat cocok untuk Anda karena modul ini memiliki 2 buah relay yang dapat dikontrol melalui komputer atau laptop menggunakan komunikasi data serial.
“Tapi laptop saya tidak punya port serial, yang ada cuma port USB saja…”
Tenang. Dengan menggunakan kabel konverter USB-to-Serial, maka modul SER-2REL dapat dikontrol melalui port USB, tanpa mengubah program sedikitpun! Jadi apapun komputer Anda, apapun laptop Anda, modul SER-2REL dapat Anda gunakan untuk berbagai keperluan seperti mengontrol beban bertegangan AC 220V maupun beban bertegangan DC.
Modul ini dirancang sedemikian rupa untuk dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti eksperimen antarmuka komputer, mengontrol peralatan listrik (AC/DC), mengontrol sirine/alarm, bahkan motor AC induksi 3-fasa berukuran besar.
Modul SER-2REL disertai CD yang berisi program pengenali relay yang dibuat menggunakan VB.NET 2005 Express Edition, lengkap dengan listing programnya sehingga Anda bisa mempelajari dan memodifikasi sesuai kebutuhan aplikasi Anda.
Berikut adalah tampilan program kontrol SER-2REL:
telinks_ser2relvbnet
Add caption

Ketika tombol ON ditekan, maka program akan mengirimkan perintah kepada modul untuk mengaktifkan relay. Sebaliknya, jika tombol OFF ditekan, maka program akan mengirimkan perintah kepada modul untuk mematikan relay.
























































                                                 
Berikut adalah foto hasil pengujian modul SER-2REL.
telinks_uji_ser_2rel
Add caption
























































Adapun spesifikasi modul SER-2REL adalah sebagai berikut:
  • Power Supply: DC 5V
  • Dual-type DC Input: Socket & Screw
  • Status LED Indicator
  • Relay LED Indicator
  • Non-Volatile Relay Status
  • 2-buah relay dengan kualitas yang baik
  • Dilengkapi dengan CD contoh program lengkap dengan listing program
Fitur Pilihan Modul SER-2REL
Modul SER-2REL memiliki fitur pilihan yang menarik yakni mampu menyimpan status kondisi relay (non-volatile relay status). Status kondisi relay disimpan dalam memori (EEPROM), sehingga ketika terjadi listrik padam dan kemudian menyala lagi, secara otomatis relay akan kembali ke kondisi terakhir. Menarik, bukan?
Nah, jika Anda berminat dengan modul ini, Anda dapat mengunjungi situsnya di: http://teknikelektrolinks.com untuk mengetahui harga dan cara pemesanannya.
Selamat berkarya!

Baca Selengkapnya...

Eksperimen Pemrograman Serial RS232 Dengan Virtual Serial Port Kit, DockLight 1.9, dan VB.NET

























































                                                 
Berikut adalah beberapa foto panel kontrol sistem pengaman mesin potong pada proses pengerjaan/pengujian dan panel yang siap diinstalasikan.
panel_pengaman_mesin_potong
panel_pengaman_mesin_potong2
Panel ini merupakan tantangan bagi Starduino Board, ATmega8, IDE Arduino, dan PING))) di dunia industri. Dengan ketahanan mikrokontroler AVR yang sudah teruji untuk dioperasikan di lingkungan industri, PING))) Parallax yang hebat, dan library Arduino yang sudah digunakan dan diuji secara internasional, maka sistem berbasis ATmega8 dan Arduino layak digunakan untuk aplikasi di dunia industri.
telinks_starduinoapp1
Add caption
UPDATE
Alhamdulillaah, panel sistem pengaman mesin potong pneumatik berbasis Starduino dan PING telah terinstalasi dan telah melewati tahap commissioning.
Catatan penting dalam proyek ini adalah: modul sensor PING buatan Parallax sangatlah mantab. Setelah membandingkan dengan modul sensor jarak ultrasonik yang lain (yang lebih ekonomis), kualitas PING Parallax lebih bagus, bahkan menurut saya hanya PING Parallax yang layak digunakan di lingkungan industri.
Catatan penting lainnya adalah: library siap pakai Arduino bekerja dengan baik selama didukung dengan modul-modul yang baik. Jadi jangan ragu-ragu menggunakan software Arduino untuk mengembangkan firmware sistem berbasis ATmega8/168/328. Dengan Arduino, pemrograman menjadi lebih efisien.
starduino_board
Add caption
Sekilas Starduino Board
Starduino Board adalah sistem minimum mikrokontroler berbasis ATmega8 yang siap digunakan sebagai teman bereksperimen maupun digunakan pada aplikasi sistem yang sesungguhnya. Informasi yang lebih lengkap dapat dilihat di blog: http://starduino.wordpress.com.
Untuk informasi harga dan pemesanan silakan berkunjung ke situs: http://teknikelektrolinks.com.
Selamat berkarya!
Add caption
Virtual Serial Port Kit adalah sebuah software yang mampu mengemulasikan port serial RS232 dalam kernel sistem operasi yang sedang aktif. Dengan software ini, kita bisa bereksperimen pemrograman serial RS232 tanpa harus memiliki hardware yang terhubung ke port serial secara fisik. Screenshot disamping adalah tampilan dari software Virtual Serial Port Kit buatan FabulaTech yang bisa di download dari situsnya secara gratis. Pada eksperimen ini, saya membuat virtual serial port COM10 dan COM11 yang terhubung secara virtual. Data yang dikirim oleh COM10 secara otomatis diterima oleh COM11, dan sebaliknya.
Pada eksperimen ini, saya ingin melakukan komunikasi antara program PC yang saya buat dengan VB.NET 2005 Express Edition dengan mikrokontroler virtual yang saya simulasikan dengan software DockLight 1.9 (Evaluation Version).
Skenario komunikasinya sangat sederhana, yakni: PC akan mengirimkan data: “Halo Virtual Mikro” ke Virtual Micro (DockLight), dan akan dijawab oleh Virtual Micro (DockLight) dengan mengirimkan data: “Halo juga PC”. PC mengirimkan data secara periodik menggunakan timer dengan interval 1 detik.
Berikut adalah screenshot tampilan program DockLight yang berfungsi sebagai Virtual Micro dan program VB.NET 2005.
docklight_vbnetserial
Add caption
Dengan menggunakan software Virtual Serial Port Kit dan DockLight, kita bisa membuat program aplikasi PC tanpa harus menghadirkan sistem yang terhubung secara fisik ke PC melalui port serial atau TCPIP. Tentunya kita harus mengetahui secara pasti mengenai protokol komunikasinya.
Software Virtual Serial Port Kit dan DockLight sangat membantu jika kita harus membangun program aplikasi PC untuk sebuah sistem yang diantarmukakan melalui port serial sementara sistem tersebut belum selesai, belum dikirim, atau ketika kita sedang ada urusan ke luar kota dan sedang mengisi waktu senggang dengan membuat program untuk proyek yang sedang kita kerjakan.
Eksperimen diatas saya lakukan pada sebuah netbook dengan sistem operasi Windows 7 Starter. Seluruh software yang saya gunakan, yakni VB.NET 2005 Express Edition, Virtual Serial Port Kit, dan DockLight 1.9 bisa digunakan pada sistem operasi Windows 2000 ke atas, jadi tidak masalah jika Anda menggunakan sistem operasi selain Windows 7.
Pada eksperimen ini saya menggunakan VB.NET 2005 Express Edition (freeware), Virtual Serial Port (TRIAL), dan DockLight 1.9 (Evaluation Version), sehingga tidak ada pihak-pihak yang dirugikan.
Semoga bermanfaat dan selamat berkarya!




Baca Selengkapnya...

SER-6REL – Modul Driver 6-Relay via Port Serial RS232




















































                                                 
Foto di samping adalah foto modul driver 6 buah relay SPDT yang dikontrol melalui antarmuka port serial RS232. Nama modul tersebut adalah SER-6REL.
Modul ini membutuhkan catudaya DC 5V dengan arus yang cukup untuk menggerakkan keenam relay yang ada. Dari hasil pengukuran menggunakan Multitester HELES UX-369, besarnya arus yang mengalir ketika semua relay ON adalah 270mA. Sedangkan besarnya arus yang mengalir ketika semua relay OFF adalah 2,5mA. Kenaikan arus yang cukup signifikan disebabkan oleh keenam LED yang juga menyala ketika relay ON. Intensitas nyala LED sengaja dibuat rendah untuk mengurangi konsumsi arus ketika relay ON. Nilai resistor pembatas arus LED yang digunakan adalah 4K7. Nilai ini bisa dinaikkan hingga 10K jika diinginkan, atau diturunkan jika menginginkan LED menyala lebih terang.
Modul SER-6REL menggunakan relay SPDT berkualitas baik dengan kemampuan kontak relay NO maksimum sebesar 10A dan kemampuan kontak relay NC maksimum sebesar 6A. Jadi relay cukup kuat untuk digunakan untuk menggerakkan beban kecil seperti lampu 5W dan lampu SL, hingga setrika atau pemanas air. Namun demikian, karena kontak tidak dilengkapi dengan rangkaian peredam spark, maka sebaiknya relay digunakan untuk menggerakkan beban yang tidak lebih dari 2A-3A, demi untuk kelangsungan operasional relay tersebut. :)
Seperti modul-modul driver relay yang lainnya, yakni:
modul SER-6REL juga dilengkapi CD program yang berisi installer VB.NET 2005 Express Edition dan program demo SER-6REL lengkap dengan source-code. Berikut adalah tampilan program demo SER-6REL:
telinks_ser6rel_vbnet
Modul SER-6REL mengenali 14 macam data berupa rentetan karakter yang menyatakan perintah untuk menghidupkan atau mematikan relay untuk Relay-1 hingga Relay-6. Data perintah dibuat sangat sederhana sehingga mudah diimplementasikan pada aplikasi program yang Anda inginkan atau sedang Anda kembangkan.
Program demo modul SER-6REL lengkap dengan source-code dapat Anda download menggunakan link berikut ini:
( 66 kb )
Pengujian Modul SER-6REL
telinks_ser6rel_testingFoto berikut ini adalah foto pengujian modul SER-6REL. Tampak Relay-1, Relay-2, dan Relay-3 dalam kondisi ON, sedangkan Relay-4, Relay-5, dan Relay-6 dalam kondisi OFF.
Jika Anda membutuhkan modul driver 6 buah relay dengan antarmuka serial RS232, atau membutuhkan model yang lain sesuai dengan kebutuhan Anda, silakan menghubungi kami melalui email ke: info@teknikelekrtolinks.com.
Selamat berkarya!
 
   
Add caption             
Baca Selengkapnya...

Pemrograman Serial RS232 Menggunakan MSCOMM32.OCX Pada VB.NET 2005

Add caption




















































                                                 
MSCOMM32 adalah komponen ActiveX bawaan Visual Studio 6. Pemrogram Visual Basic 6 yang pernah bereksperimen maupun membuat aplikasi pemrograman serial RS232 pasti akrab dengan komponen MSCOMM32.
MSCOMM32 sangat mudah digunakan. MSCOMM32 hanya memiliki sebuah event yakni OnComm yang akan aktif ketika:
  1. Communication Errors, seperti: BREAK, FRAMING ERROR, RX BUFFER OVERFLOW, TX BUFFER FULL, dan lain-lain.
  2. Communication Events, seperti: TRANSMIT BUFFER AVAILABLE, RX RECEIVE, CTS, DSR, dan lain-lain.
  3. Pada tulisan ini akan saya bahas sekilas tentang proses instalasi komponen ActiveX MSCOMM32 dan menampilkan demo program sederhana pemrograman serial RS232 menggunakan komponen tersebut pada VB.NET 2005 Express Edition.
Langkah 1: Mengunduh komponen MSCOMM32.OCX
Banyak download link yang tersedia ketika kita mencari di Google, namun akan saya berikan satu link saja yang sudah terbukti berfungsi dan telah saya aplikasikan pada Windows 7 dan Windows XP. Silakan mengunduh MSCOMM32.OCX menggunakan link berikut ini…
( 48,9 KB )
Setelah Anda dapatkan file MSCOMM32.ZIP, ekstraksi file MSCOMM32.OCX ke dalam direktori (folder) C:\WINDOWS\SYSTEM32.
Langkah 2: Registrasi Komponen MSCOMM32.OCX
Langkah selanjutnya adalah meregistrasi komponen MSCOMM32.OCX. Buka window DOS Command dengan meng-klik: Start Menu –> Run… –> Ketik: cmd –> Tekan ENTER.
Selanjutnya ketik perintah: REGSVR32 MSCOMM32.OCX <ENTER>
Berikut adalah tampilan windows DOS Command yang saya maksudkan…
mscomm32_regsvr32
Add caption

Langkah 3: Instalasi MSCOMM32.OCX pada VB.NET 2005
Klik menu Tools –> Choose Toolbox Item… –> Pilih Tab COM Components
Cari dan pilih komponen MSCOMM32.OCX seperti ditunjukkan pada gambar berikut ini, lalu klik Tombol OK.
mscomm32_tools
Add caption

Jika proses berjalan lancar, maka akan muncul icon komponen MSCOMM32 pada Toolbox VB.NET 2005 yang kita gunakan seperti ditunjukkan pada gambar berikut ini.
mscomm32_toolbox_vbnet
Add caption

Langkah 4: Testing
Langkah terakhir adalah membuat program demo untuk menguji komponen ActiveX MSCOMM32.OCX untuk berkomunikasi dengan piranti serial yang lain. Dalam hal ini saya menggunakan Starduino Board yang terhubung ke komputer melalui port serial COM1. Berikut adalah screenshot program demo tersebut.
mscomm32_vbnet_demo
Add caption

Secara periodik, Starduino Board mengirimkan data berupa string yang menyatakan kondisi dari LED indikator pada board Starduino sesuai dengan kondisi LED secara fisik.
Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa komponen ActiveX MSCOMM32.OCX berfungsi dengan baik pada program VB.NET 2005. Demo program tersebut lengkap dengan source-code dapat Anda download menggunakan link berikut ini:
( 78.4 KB )
Kelebihan MSCOMM32 dibandingkan class SerialPort yang tersedia di .NET adalah kita dapat meng-update properti window lain di dalam rutin event MSCOMM32. Hal ini berbeda dengan class SerialPort .NET yang karena aktif sebagai thread tersendiri, maka untuk meng-update properti window lain tidak dapat dilakukan secara langsung, tapi harus memanggil rutin khusus untuk melakukan hal tersebut.
Demikian dan semoga bermanfaat.
Selamat berkarya!


Baca Selengkapnya...

Senin, 30 April 2012

HARDDISK atau CAKRAM KERAS


Cakram keras (bahasa Inggris : harddisk atau harddisk drive disingkat HDD atau hard drive disingkat HD) adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis. Cakram keras diciptakan pertama kali oleh insinyur IBM, Reynold Johnson di tahun 1956. Cakram keras pertama tersebut terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6 meter) dengan kecepatan rotasinya mencapai 1.200 rpm (rotation per minute) dengan kapasitas penyimpanan 4,4 MB. Cakram keras zaman sekarang sudah ada yang hanya selebar 0,6 cm dengan kapasitas 750 GB. Kapasitas terbesar cakram keras saat ini mencapai 3 TB dengan ukuran standar 3,5 inci.
Jika dibuka, terlihat mata cakram keras pada ujung lengan bertuas yang menempel pada piringan yang dapat berputar

Data yang disimpan dalam cakram keras tidak akan hilang ketika tidak diberi tegangan listrik. Dalam sebuah cakram keras, biasanya terdapat lebih dari satu piringan untuk memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung.

Dalam perkembangannya kini cakram keras secara fisik menjadi semakin tipis dan kecil namun memiliki daya tampung data yang sangat besar. Cakram keras kini juga tidak hanya dapat terpasang di dalam perangkat (internal) tetapi juga dapat dipasang di luar perangkat (eksternal) dengan menggunakan kabel USB ataupun FireWire.

Karena sifatnya yang rapuh dan tidak tahan guncangan, cakram keras bisa dikategorikan sebagai barang pecah belah.


Hardisk merupakan piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan. Head inilah yang selanjut bergerak mencari sector-sector tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time. Setelah menemukan sector yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track. Waktu yang diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency.

inilah bagian-bagian dari harddisk :







Baca Selengkapnya...

macam-macam VGA

Graphic Accelerator Chipset-chipset masa kini sudah memasukkan kemampuan akselerasi 3D built in pada kartu VGA. Selain kartu VGA, sekarang ada pheriperal komputer pendukung yang dinamakan 3D accelerator. 3D accelerator berfungsi untuk mengolah/menterjemahkan data/gambar 3D secara lebih sempurna. Akselerator 3D yang keberadaannya tidak memerlukan IRQ lagi mampu melakukan manipulasi-manipulasi grafik 3D yang kompleks. Contohnya pada game-game 3D bisa ditampilkan citra yang jauh lebih realistis. Sebab banyak fungsi pengolahan grafik 3D yang dulunya dilakukan oleh prosesor pada motherboard, kini dikerjakan oleh prosesor grafik 3D pada 3D accelerator tersebut. Dengan pembagian kerja ini maka prosesor dapat lebih banyak melakukan kerja pemrosesan yang lain. Selain itu programmer tidak perlu membuat fungsi grafik 3D, karena fungsi tersebut sudah disediakan oleh akselerator 3D. Chipset 3D pada kartu VGA tidak sebaik jika menggunakan 3D accelerator sebagai pendukungnya (3D accelerator dipasang secara terpisah bersama dengan kartu VGA). Meskipun begitu Chipset 3D pada kartu VGA juga mendukung ‘beberapa’ fasilitas akselerasi 3D pada 3D accelerator. Sebagai catatan penting bahwa, fungsi 3D accelerator akan optimal jika Software/game yang dijalankan memanfaatkan fungsi-fungsi khusus pada 3D accelerator tersebut. Software/game yang mendukung fasilitas ini mulai berkembang, yang sudah terkenal adalah dukungan terhadap 3D accelerator yang memiliki chipset VooDoo 3D FX, Rendition Verite, dan Permedia 3D Labs.

Berikut macam-macam VGA :



VGA PCI VGA PCI, vga card ini bisa digunakan dengan memasang pada slot vga, vga jenis ini sud
ah jarang sekali digunakan, karena keterbatasan fitur, ciri-cirinya adalah bagian slot-nya pada bagian depan terdapat coakan, dan jenis pin-nya lurus secara vertikal, lebih jelasnya lihat gambar berikut:





VGA AGP VGA Jenis AGP, awal dibuatnya vga agp, karena peningkatan yang signifikan terhadap transfer data dari memory, cpu ke peralatan display, sehingga dibuatkan slot agp untuk memasang vga kenis agp, vga agp diluncurkan berdasarkan nilai voltase yang digunakan, yaitu agp 1x dan 2x dengan voltase 3.3 v, sedangkan 4x dan 8x 1,5 volt. vga agp terakhir yang muncul adalah jenis pro dan pro universal dengan kemampuan 3.3 dan 1,5 volt. Ciri-ciri vga ini adalah bentuk pin-nya yang vertikal dengan bentuk mirip formasi sarang lebah, berikut adalah gambar vga agp dan slot-slot agp-nya:







VGA PCI Express VGA PCI Express, perkembangan slot pci selanjutnya memiliki kemampuan yang luar biasa, dengan nama PCI Express, dirancang untuk memasang peralatan-peralatan mutakhir, 2 versi slot PCI Express yang terkenal adalah PCI Express 1 x dan 16 x, PCI Express 16 x digunakan khusus untuk memasang vga jenis PCI Express, dan 1x untuk keperluan memasang peralatan-peralatan tambahan. Ciri fisik vga jenis pci express adalah dengan melihat bentuknya yang memiliki bentuk kebalikan dari PCI biasa. berikut adalah slot dan VGA PCI Express:

Baca Selengkapnya...