| Add caption |
Dengan 3 parameter yang menjadi parameter dasar sebuah kontroler suhu digital, yakni: Suhu Target, Hysteresis, dan Faktor Koreksi, Thermostat E013 dapat disetting agar berfungsi sesuai dengan kinerja sistem yang diinginkan.
Dengan jangkauan suhu yang lebar dan nilai hysteresis yang dapat disetting hingga +/-0.1 derajat celcius, maka Thermostat E103 dapat diaplikasikan pada berbagai sistem seperti:
- Alarm peringatan suhu dan kontrol otomatis exhaust-fan untuk ruang server dan ruang pemancar
- Pengontrol suhu bioreaktor
- Pengontrol suhu kolam pemijahan ikan
- Pengontrol otomatis pompa air sarang burung walet yang bekerja berdasarkan suhu
- Pengontrol suhu inkubator/mesin penetas telur
- Pengontrol suhu pemanas bibit tebu
- Alarm suhu pada oven tembakau manual
- Pengontrol suhu akuarium ikan dan reptil
- Dan lain-lain
SS1 adalah selector-switch atau saklar yang berfungsi menghidupkan atau mematikan sistem secara keseluruhan. Jika SS1=ON, maka catudaya PS-12VDC akan ON sehingga Thermostat E103 juga menjadi ON dan kontroler suhu pun bekerja.
Ketika SUHU AKTUAL < SUHU TARGET, maka RELAY akan ON dan lampu pemanas akan ON, sedangkan lampu penerangan akan OFF. Dan ketika SUHU AKTUAL > SUHU TARGET, maka RELAY akan OFF dan lampu pemanas akan OFF, sedangkan lampu penerangan akan ON.
Lampu penerangan adalah sebuah lampu berdaya rendah yang berfungsi untuk menerangi ruangan inkubator selama lampu pemanas OFF, sehingga kita dapat tetap melihat kondisi telur ketika lampu pemanas OFF.
Instalasi rangkaian mesin penetas telur di atas sangatlah sederhana, namun memiliki sebuah fitur tambahan yang sangat bermanfaat dalam proses penetasan telur.
Jika Anda berminat untuk menggunakan Thermostat E103, Anda dapat mengunjungi situs http://teknikelektrolinks.com untuk mengetahui harga dan cara pemesanannya, serta men-download datasheet Thermostat E103.
Selamat berkarya!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar